Download Belajar Ms-Project Untuk Proyek Konstruksi PDF

TitleBelajar Ms-Project Untuk Proyek Konstruksi
File Size1.7 MB
Total Pages24
Document Text Contents
Page 1

Modul Pelatihan Microsoft Project 2007




1


KK Manajemen dan Rekayasa Konstruksi
FTSL – ITB 2011



BAB I PENDAHULUAN



1.1 PENGANTAR

1.1.1 Microsoft Project

Microsoft Project atau Ms. Project adalah suatu alat project management yang handal dalam mengerjakan

tugas sehari-hari bagi seorang project manager. Ms. Project memberikan keseimbangan antara

penggunaan, keunggulan, dan fleksibilitas, sehingga kita bisa mengerjakan tugas dengan lebih efisien dan

efektif.



Dengan Ms. Project, kita bisa lebih memegang kendali bagian finance melalui fitur budget tracking

(anggaran monitoring), sehinggakita bisa menetapkan anggaran ke berbagai project dan program. Cost

resource type telah mengimprovasi estimasi cost dengan memberikan kemampuan untuk melihat peta

finansial yang telah disesuaikan dengan project sistem akutansi.



Dengan menggunakan Ms. Project pula kita dapat membuat jadwal, alokasi resource, dan mengatur

anggaran. Memahami jadwal (schedule) dengan menggunakan fitur seperti task drivers untuk mengetahui

kenapa suatu tugas (task) berjalan pada tanggal tertentu, multiple level undo dibuat untuk membalikkan

perubahan langkah-langkah yang telah dibuat, dan merubah hal-hal penting untuk menunjukkan anda data

mana saja yang telah berubah sebagai hasil dari pembaharuan yang telah anda lakukan pada project plan.



Dengan mudah anda bisa export berbagai jenis data project ke Micfosoft Office Word untuk membuat

suatu dokumentasi yang formal, atau ke Microsoft Office Excel untuk memperlihatkan chart atau

spreadsheet, atau ke Microsoft Office PowerPoint untuk presentasi yang dinamis, ataupun ke Microsoft

Ofice Visio Profesional untuk memperlihatkan diagram.



1.1.1 Istilah Dalam Microsoft Project

 Task (tugas)

Tingkatan proyek setelah organisasi, proyek, aktivitas, operasi, dan proses

Arrow pada CPM, node pada PDM

 Duration

Penentuan durasi membutuhkan informasi volume dan produktivitas

 Start

Waktu dimulainya pekerjaan

 Finish

Waktu selesainya pekerjaan

Page 2

Modul Pelatihan Microsoft Project 2007




2


KK Manajemen dan Rekayasa Konstruksi
FTSL – ITB 2011



 Predecessor

Kegiatan pendahulu dari kegiatan yang dimaksud

 Resource

Segala sumber daya yang diperlukan agar kegiatan dapat terlaksana

 Cost

Komponen biaya yang terdapat pada penyelesaian pekerjaan

 Baseline

Ketetapan jadwal dan biaya proyek

 Gantt Chart

Tampilan perencanaan proyek dengan tabulasi dan diagram batang

 Tracking

Evaluasi pelaksanaan terhadap perencanaan pekerjaan

 Milestone

Kejadian yang dijadikan acuan dalam pelaksanaan pekerjaan.

Durasi = 0



1.2 MEMULAI PEKERJAAN

1.2.1 Memulaiprogram Microsoft Project 2007




Penentuan acuan waktu dimulai atau selesainya proyek

Project  project information

 Pemilihan acuan waktu mulai atau selesai proyek

Page 12

Modul Pelatihan Microsoft Project 2007




12


KK Manajemen dan Rekayasa Konstruksi
FTSL – ITB 2011






1.5.4 Mengubah Satuan Unit Work Resource

Tools  option schedule  show assignment unit as a (ubah dari percentage menjadi decimal)

Page 13

Modul Pelatihan Microsoft Project 2007




13


KK Manajemen dan Rekayasa Konstruksi
FTSL – ITB 2011



1.5.5 Menyusun Daftar Resource




1.5.6 Mengisikan Resource Pada Tiap Task

• Membuat setiap pekerjaan menjadi fixed duration

Task information  advanced task type  fixed duration




1.5.7 Melalui Task Information

Page 23

Modul Pelatihan Microsoft Project 2007




23


KK Manajemen dan Rekayasa Konstruksi
FTSL – ITB 2011



Anda diminta untuk membangun sebuah septic tank baru di halaman rumah anda dengan dimensi

3m x 1m x 1m, sebagaimana dapat dilihat pada gambar 1 dan 2. Asumsikan bahwa tebal lapisan

beton dari septic tank tersebut adalah sebesar 5 cm dan septic tank berada di atas lantai kerja yang

terbuat dari beton setebal 10 cm.


Gambar 1 Denah Septic Tank



Gambar 2 Potongan A – A Septic Tank
Tahapan pekerjaan yang ada pada pekerjaan konstruksi septic tank ini dapat dibagi menjadi tiga (3),

yaitu :

10
0.

00

100.00

A

A

100.00 100.00

10
0.

00

100.00

5.00

5.
00

30
.0

0

10
.0

0

5.00

Page 24

Modul Pelatihan Microsoft Project 2007




24


KK Manajemen dan Rekayasa Konstruksi
FTSL – ITB 2011



1. Pekerjaan penggalian

2. Pekerjaan beton

3. Pekerjaan pemipaan

4. Proyek Management



Adapun tahapan pekerjaan tersebut dalam bentuk work breakdown structure (WBS) dapat dilihat

pada gambar 2. Selain dalam bentuk WBS, tahapan pekerjaan yang harus dilakukan dalam konstruksi

septic tank tersebut juga dapat disajikan dalam bentuk diagram urutan dan ketergantungan antara

tiap tahapan pekerjaan. Terdapat tiga (3) bentuk diagram urutan dan ketergantungan tahapan

pekerjaan yang umum digunakan dalam suatu proyek konstruksi yaitu critical path method (CPM),

precedence diagram method (PDM) dan yang paling sederhana yaitu barchart. Dalam contoh kasus

ini, akan digunakan bentuk diagram critical path method (CPM) sebagaimana dapat dilihat pada

gambar 3.




Gambar 3 WBS Pekerjaan Konstruksi Septic Tank




Gambar 4 CPM Pekerjaan Konstruksi Septic Tank



Dalam melaksanakan pekerjaan tersebut, anda akan membutuhkan beberapa sumber daya

(resources) baik berupa barang maupun orang. Contoh dari sumber daya (resources) yang anda

butuhkan untuk pekerjaan ini antara lain adalah sebagai berikut,

 Agregat

 Pasir

 Semen

 Air

 Tukang batu (tersedia 1 orang)

 Pekerja (tersedia 1 orang)

 Mandor (tersedia 1 orang)

Similer Documents