Download KARYA TULIS ILMIAH POPULER PDF

TitleKARYA TULIS ILMIAH POPULER
File Size2.0 MB
Total Pages25
Document Text Contents
Page 1

56

KARYA TULIS ILMIAH POPULERKARYA TULIS ILMIAH POPULER

A. A. Pengertian Karya Pengertian Karya Tulis Ilmiah Tulis Ilmiah PopulerPopuler

Menulis pada hakikatnya adalah upaya mengekspresikan apa yang dilihat,

dialami, dirasakan, dan dipikirkan ke dalam bahasa tulisan. Sebagai sebuah

proses transfer ilmu dan informasi, semakin hari aktivitas menulis semakin

banyak ditekuni. Saat ini kumpulan karya tulis dapat dinikmati dengan mudah,

mulai dari koran, majalah, jurnal ilmiah, buku-buku fiksi, hingga internet yang

secara cuma-cuma menyajikan informasi dan ilmu. Perkembangan dunia tulis

menulis semakin pesat, yang diindikasikan dengan maraknya karya tulis yang

semakin beragam. Secara garis besar pada hakikatnya karya tulis terbagi

menjadi dua jenis, yaitu fiksi dan non-fiksi. Fiksi adalah karya tulis berupa cerita

rekaan, tidak berdasarkan kenyataan (khayalan), contohnya novel. Sedangkan

non fiksi adalah karya tulis yang berdasarkan fakta dan kenyataan. Satu di

antara jenis tulisan non-fiksi yang banyak ditemukan adalah karya tulis ilmiah

populer.

Untuk memahami jenis tulisan ilmiah populer secara lebih jelas, terlebih

dahulu dilakukan pengkajian terhadap pengertian kata: tulisan, ilmiah, dan

populer itu sendiri. Melalui hal tersebut dapat ditemukan makna yang utuh

tentang jenis tulisan ini. Berikut adalah pemaparan dari ketiga elemen tersebut:

 TulisanTulisan

Tulisan, menurut Dr. Slamet Suseno, adalah istilah yang digunakan untuk

menyatakan sebuah karya tulis yang disusun berdasarkan tulisan, karangan,

dan pernyataan gagasan orang lain. seseorang yang menyusun kembali

hal-hal yang sudah dikemukakan orang lain disebut penulis, bukan

pengarang. Sebab ia memang hanya mengkompilasikan (meringkas dan

menggabungkan menjadi satu) pelbagai bahan informasi sedemikian rupa

sehingga tercipta sebuah tulisan baru yang lebih utuh.

Page 2

57

 IlmiahIlmiah

Ilmiah berarti bersifat ilmu atau memenuhi syarat (kaidah) ilmu pengetahuan.

Karya ilmiah adalah suatu karya yang memuat dan mengkaji suatu masalah

tertentu dengan menggunakan kaidah-kaidah keilmuan. Artinya, karya ilmiah

menggunakan metode ilmiah dalam membahas permasalahan, menyajikan

kajiannya dengan bahasa baku dan tata tulis ilmiah, serta menggunakan

prinsip-prinsip keilmuan yang lain seperti objektif, logis, empiris (berdasarkan

fakta), sistematis, lugas, jelas, dan konsisten. Pada mulanya karya tulis

ilmiah adalah tulisan yang didasarkan atas penelitian ilmiah. Namun

belakangan mulai berkembang suatu paradigma baru bahwa suatu karya

tulis ilmiah tidak harus didasarkan atas penelitaian ilmiah saja, melaikan juga

suatu kajian terhadap suatu masalah yang dianalisis oleh ahlinya secara

professional. Contoh dari karya tulis ilmiah seperti definisi di atas adalah

makalah (paper), artikel ilmiah, skripsi, tesis, disertasi, dan lain-lain. Defenisi

ilmiah ini sendiri akan mengalami reduksi (pengurangan) makna bila

digandengkan dengan kata populer.

 PopulerPopuler

Dalam Kamus Bahasa Indonesia disebutkan bahwa Populer berarti dikenal

dan disukai orang banyak (umum). Bisa juga berarti sesuai dengan

kebutuhan masyarakat pada umumnya, atau mudah dipahami orang banyak.

Istilah populer merujuk kepada penggunaan bahasa yang relatif lebih santai,

padat, serta mudah dicerna oleh pembacanya yang begitu beragam, dan

tampilan karya atau layout yang disajikan semenarik mungkin agar

masyarakat tertarik untuk membacanya.

Dari pemaparan di atas dapat disimpulankan pengertian karya tulis ilmiah

populer adalah karya tulis yang berpegang kepada standar ilmiah, tetapi

ditampilkan dengan bahasa umum yang mudah dipahami oleh masyarakat

awam dan layout yang menarik sehingga masyarakat lebih tertarik untuk
membacanya. Karya tulis ilmiah populer lebih banyak diciptakan dengan jalan

Page 12

67

Kain Tradisional

Kain Sintetis



ContohContohinfographic berupa diagram batang berupa diagram batang

4) 4) Garis Garis ((rules ))

Di dalam suatu layout , garis mempunyai sifat yang fungsional antara

lain membagi suatu area, penyeimbang berat, dan sebagai elemen

pengikat sistem desain supaya terjaga kesatuannya.

Contoh penggunaanContoh penggunaangaris untuk membagi areauntuk membagi area

5) 5) Kotak Kotak ((box ))
Kotak biasanya berisi tulisan yang bersifat tambahan dari tulisan

utama. Bila letaknya dipinggir halaman disebut dengan sidebar .

Penggunaan Kain SintetisPenggunaan Kain Sintetis
dan Kain Tradisional didan Kain Tradisional di

IndonesiaIndonesia

Garis sebagaiGaris sebagai

pembagi areapembagi area

Page 13

68

Elemen-elemen visual juga sering diberi kotak supaya terlihat lebih

rapi.

Contoh penggunaan kotakContoh penggunaan kotak pada elemen visual dan tekspada elemen visual dan teks

6)6) Point ( (bullets ))

Point merupakan suatu daftar atau list yang mempunyai beberapa

baris berurutan kebawah, biasanya di depan tiap barisnya diberi

penanda berupa angka (numbering ) atau simbol (digbats).

Contoh penggunaanContoh penggunaanbullets berupaberupanumbering dandan digbats

c.c. Invisible ele men t

Elemen-elemen yang tergolong sebagai invisible element ini merupakan
fondasi atau kerangka yang berfungsi sebagai acuan penempatan semua

elemen layout lainnya. Elemen inilah yang dirancang terlebih dahulu,

1. Pilih jenis dan warna mote, mulai dari
yang kecil sampai yang besar plus bentuk
yang beraneka ragam.

2. Perkirakan jumlah mote yang akan dibuat,
dan jangan lupa benang atau senar
karetnya.

3. Setelah semua bahan siap, saatnya
meronce.

Fakta TentangFakta Tentang

VELVET VELVET

Velvet adalah kain yang disebut warp-pile
(tumpuk lungsi). Ia menggunakan satu set
benang pakan dan dua set benang lungsi.
Velvet dapat dibuat dari berbagai jenis
benang dan paduan benang. Yang paling
umum digunakan adalah rayon, sutra, dan
acetate.
Velvet bertekstur lembut, biasanya
digunakan untuk membuat gaun formal.

Page 24

79

2. Kemampuan dalam memilih dan menampilkan elemen visual, sesuai dengan:

a. Materi karya tulis ilmiah populer bidang keilmuan desain mode

Pada karya tulis ilmiah populer, gambar mempunyai kedudukan yang

sama dengan teks, gambar sangat menunjang karya tulis populer

tersebut agar terlihat lebih menarik dan pesan yang disampaikan lebih

mudah dipahami oleh pembaca. Elemen-elemen Visual dipilih sesuai

dengan materi yang dibahas, agar terjadi kesatuan atau keterkaitan

antara satu sama lain.

Ukuran da tata letak Ukuran da tata letak elemen visual sesuai dengan komposisielemen visual sesuai dengan komposisi

b. Komposisi layout karya tulis ilmiah populer bidang keilmuan desain mode

Ukuran dan tata letak elemen-elemen visual dipilih, disusun, dan ditampil-

kan sesuai dengan komposisi layout karya tulis ilmiah populer secara

keseluruhan agar tampilannya terlihat menarik.

Image (foto) yang
menjelaskan teks

Clip art yang
mendukung

penjelasan teks

Warna background
yang mendukung teks
yang disajikan

Page 25

80

Ukuran da tata letak Ukuran da tata letak elemen visual sesuai dengan komposisielemen visual sesuai dengan komposisi

c. Kemampuan dalam menentukan invisible element, sesuai dengan:

1) Ukuran kertas

Invisible element merupakan fondasi atau kerangka yang berfungsi

sebagai acuan penempatan semua elemen teks dan visual, maka dari

itu dalam menentukan invisible element harus memperhatikan ukuran

kertas yang akan digunakan, agar mencegah elemen-elemen layout

tidak berhimpit ke pinggir halaman, karena dapat terpotong saat

proses pencetakan.

2) Komposisi layout karya tulis ilmiah populer bidang keilmuan desain

mode secara keseluruhan

Agar tampilan karya tulis ilmiah populer bidang keilmuan desain mode

terlihat harmonis, maka dalam menyusun invisible element harus

memperhatikan komposisi layout karya tulis ilmiah populer secara

keseluruhan.

Image (foto) berukuran besar

agar detail gambar terlihat jelas

Clip art berukuran besar
sebagai pelengkap

background

Similer Documents