Download Pltu Cahaya Fajar Kaltim 2 x 25mw PDF

TitlePltu Cahaya Fajar Kaltim 2 x 25mw
File Size902.8 KB
Total Pages26
Document Text Contents
Page 1

PLTU Cahaya Fajar Kaltim 2X25 MW

BAB I
PENDAHULUAN

Bab 1.1 KONSEP SEDERHANA BOILER

Boiler adalah seperangkat alat konversi energi, dari energi panas
menjadi energi tekanan dengan memanfaatkan perubahan wujud zat cair
(fluida) menjadi uap. Secara sederhana dapat di gambarkan dalam
diagram sebagai berikut :

Gambar 1 Konsep sederhana Boiler

Dalam diagram tersebut dapat di pahami, air yang telah memenuhi
standart boiler melalui proses demineralisasi (Water treatment) sebagai
material inputan dengan proses pemanasan, yang memanfaatkan bahan
bakar berupa batu bara dan solar (sebagai proses awal start) di tambah
dengan suplay udara dengan komposisi yang tepat (kandungan oksigen
dalam Excess air 5-6%) sebagai hasil proses pembakaran dalam furnace.
Kemudian air akan mengalami perubahan wujud dari zat cair menjadi uap
(steam) sebagai output, dengan tekanan kerja 3.1Mpa – 3.7Mpa untuk
menggerakkan Turbin.

By : Nur Ali Said
Opr. Boiler CPI “China Power Indonesia”
[email protected]
/var/www/apps/conversion/tmp/scratch_2/156050218.doc

1

To Cerobong (Chimney)

Input
Air (fluida)

demin

Proses
Pemanasan dlm

Furnace

Output
Steam (uap)

Material Bahan
bakar :

Batu bara dan
oil (solar)

Udara
(FDF)

Output
Flue Gas

To Turbin

superheater

Economixer

Air preheater

superheater

Economizer

Air preheater

Page 2

PLTU Cahaya Fajar Kaltim 2X25 MW

Bab 1.2 KOMPONEN-KOMPONEN UTAMA DALAM BOILER

A. WATER SYSTEM
 Economizer : adalah peralatan pada system boiler yang di

gunakan untuk pemanasan awal air dari BFWP (Boiler Feed
Water Pump) sebelum masuk kedalam siklus pemasakan air
dalam boiler.

 Steam drum : adalah tempat penampung siklus pemanasan
air dalam boiler system, yang digunakan untuk memisahkan
wujud fluida, antara yang berwujud air dengan yang
berwujud uap (steam).

 Down Comer : adalah pipe dari steam drum yang di
gunakan untuk mengalirkan air ke water wall dalam siklus
pemanasan air boiler.

 Header : adalah pipa penampung pipa-pipa yang lebih kecil
penampangnya.

 Water Wall : adalah dinding yang berupa deretan pipa tegak
yang mengelilingi ruang bakar (furnace), sebagai tempat
pemanasan air boiler.

B. AIR AND FLUE GAS FLOW SYSTEM
 Furnace : adalah ruangan tempat berlangsungnya

pembakaran bahan bakar (batu bara atau solar).
 Air Preheater : adalah alat penukar panas yang

memanfaatkan flue gas (gas hasil pembakaran), yang
digunakan untuk memanaskan udara dari FDF “Forced Draft
Fan” sebelum di gunakan untuk proses pembakaran dalam
furnace.

 ESP : “Electro-static Presipitator” adalah alat yang di
gunakan untuk menangkap debu-debu batu bara yang terikut
dalam hasil pembakaran di furnace batu bara sebelum di
buang ke udara bebas.

 Cerobong : adalah alat untuk membuang gas hasil
pembakaran ke udara bebas.


C. FUEL SYSTEM

Coal system
 Coal Bunker : adalah tempat penampungan batu bara

sebelum di masukkan ke proses penggilingan.
 Feeders : adalah tempat masuknya batu bara, dengan

kapasitas yang telah di tentukan.
 Fan mill : adalah alat yang digunakan untuk proses

penggilingan batu bara.
 Separator : adalah tempat yang digunakan untuk

memisahkan antara ukuran batu bara yang dapat di
masukkan ke furnace dengan, batu bara yang tidak dapat

By : Nur Ali Said
Opr. Boiler CPI “China Power Indonesia”
[email protected]
/var/www/apps/conversion/tmp/scratch_2/156050218.doc

2

Page 13

PLTU Cahaya Fajar Kaltim 2X25 MW

2. CGF ”Colling Gas Fan”, perhatikan pada gambar, ducting dari
CGF terhubung menjadi tiga bagian langsung dengan temperatur
gas pipe. Ini dapat kita pahami apabila kita mengatur bukaan
damper pada CGF akan mempengaruhi proses pada semua Fan
Mill. Temperatur dari CGF ≥250 0C.

3. Hot Air : adalah merupakan jalur yang bersumber dari udara FDF
yang sudah melalui Air preheater. Jika kita melihat gambar akan
ada damper yang di gunakan untuk mengontrol seberapa besar
udara yang di manfaatkan untuk mendinginkan flue gas dari
temperature gas pipe. Sehingga mencapai temperatur gas inlet fan
mill yang di inginkan (440-500 0C).

4. Udara From Atmosfer : adalah penggunaan udara segar dari
atmosfer untuk proses pendinginan gas yang masuk dengan bebas
dari ducting utama (temperature gas pipe). Jika kita lihat dalam
gambar ada damper yang dapat kita kontrol, di maksudkan apabila
pada fan mill yang beroperasi damper ini akan di tutup sampai 0%
sedangkan jika kondisi stop damper ini di buka 100% sehingga
temperatur yang masuk dalam fan mill tidak terlalu panas.

Pemipaan Outlet Fan Mill :
Out let dari masing-masing fan mill akan terbagi menjadi 4 bagian :

1. to A1, to B1, dan seperti terlihat dalam gambar adalah C1 : ini
maksudnya adalah Fan mill C yang terhubung dengan sudut
Furnace ke-1

2. to A2, to B2, dan seperti terlihat dalam gambar adalah C2 : ini
maksudnya adalah Fan mill C yang terhubung dengan sudut
Furnace ke-2

3. to A3, to B3, dan seperti terlihat dalam gambar adalah C3 : ini
maksudnya adalah Fan mill C yang terhubung dengan sudut
Furnace ke-3

4. to A4, to B4, dan seperti terlihat dalam gambar adalah C4 : ini
maksudnya adalah Fan mill C yang terhubung dengan sudut
Furnace ke-4

By : Nur Ali Said
Opr. Boiler CPI “China Power Indonesia”
[email protected]
/var/www/apps/conversion/tmp/scratch_2/156050218.doc

13

Page 26

PLTU Cahaya Fajar Kaltim 2X25 MW

By : Nur Ali Said
Opr. Boiler CPI “China Power Indonesia”
[email protected]
/var/www/apps/conversion/tmp/scratch_2/156050218.doc

26

Similer Documents